

ni fto gua ambil pas 17 agustusan...gua bener" uda boring ampe nerbitin hal kea gni.hahahahahahahahahahah nyang penting hppy
Hey teman ni gua lagi Muth,,,BECAUSE .. I LOVE YOU Part 2
“Junsung..ayo kita pulang !”.
“Ya Sungmin oppa , tidak usah teriak didepan telingaku . Aku tidak tuli “. Sungmin hanya tersenyum melihat celotehan Junsung .
“Mau pulang sendiri atau aku antar ?”. *Pake nanya lagi .. Ya dianterin pulanglah !!!*
“Menurut oppa ?”.
“Mending pulang sendiri , hitung-hitung membakar lemak . Lihat kau semakin gemuk Junsung”.
“Ehh , enak aja . Aku semakin langsing tau oppa . Oppa tuh yang semakin gemuk , makannya sampai sekarang oppa masih belum punya pacar . hahah”. Junsung tertawa meledek .
“Kamu juga belum punya pacar , nah berarti kamu juga semakin gemuk . hahha”.
“Sudahlah oppa , terserah oppa saja . Yang penting sekarang oppa mau antar aku pulang atau tidak . Aku sudah kepanasan nih ..”. kata Junsung sambil mengibas-ngibaskan tangan kearah wajahnya .
“Oya aku sampai lupa ,ayo kita keparkiran “. Sungmin menggandeng tangan Junsung sampai keparkiran . Mereka seperti pasangan kekasih . Ya , seluruh murid disekolah juga awalnya menyangkanya kalau mereka pacaran . Mungkin karena mereka sering berduaan dan mereka juga terlihat cocok untuk jadi pasangan . Sama – sama imut dan sama-sama punya selera humor.
“Ayo masuk .. “. Sungmin mempersilahkan masuk Junsung kedalam mobilnya .
“Emm ..”. Jawab Junsung singkat.
Hari ini jalanan di Seoul cukup padat , jadinya jalanan cukup macet . Maklum sekarang adalah jam makan siang .
“Junsung , kenapa kau diam saja . Ayo bicara ,kalau sepi saat macet seperti ini ,sungguh membosankan”.
“Heu , aku harus bicara apa ? Tak ada topik pembicaraan yang bagus “.
“Ayolah bicara apa saja. Oia aku mau bertanya , tadi pas dikantin , lelaki yang jalannya pincang itu , siapa ? Kok aku baru lihat yah ? temanmu ?”.
“Ohh itu , dia Yesung , murid baru . Pindahan dari Jepang . Memang kenapa oppa ?”.
“Ahh..anio hanya bertanya saja . Oia , nanti sore jangan lupa janjimu ya “.
“Janjiku ? memang aku berjanji apa ?”.
“Ahh , kau ini pelupa sekali . Nanti sore antar aku ke taman . Itu hutangmu”.
“Ohhh ia ia .. okeh . Jam berapa aku harus kesana ?”.
“Jam 4 , dandan yang cantik , agar tidak memalukan aku saat kita jalan bersama”.
“Huaa , oppa menghina aku ya . Aku berdandan ataupun tidak tetap terlihat cantik tau !!”.
“Percaya gak ya ?”. Ledek Sungmin .
“Terserah …”. Junsung memalingkan wajah dan menatap kesal keluar jendela .
“Ahh .. begitu saja kok marah . Jagiya ~”.
“Ehh .. jangan panggil aku jagiya , aku hanya adikmu “.
“Hahahahaha .. aku hanya bercanda “.
Mobil sungmin pun bergerak maju setelah beberapa menit terdiam karena macet . Hah ~ udara hari ini begitu panas , sangat tidak enak .
“Nah .. sudah sampai “.
“Gomawo Sungmin oppa .. “.
“Ne .. dadah sampai ketemu nanti sore Junsung”.
“Siipp oppa . Dadah .. hati-hati oppa”.
Junsung pun bergegas masuk rumah karena diluar sangat panas . Dia membuka pintu depan dan langsung melesat pergi kekamarnya yang terletak di lantai dua . Rumahnya tampak sepi , eomma dan appa sedang kerja pastinya , Donghae oppa pasti sedang kuliah . Sepi sekali …
Junsung merebahkan tubuhnya diatas kasur . Dia lalu mengambil handuk yang tergantung di belakang pintu kamarnya , dan pergi ke kamar mandi untuk menyegarkan diri , dan mengahapus semua kelelahan yang ada ditubuhya .
Ahh~ kalau sudah mandi tubuh kembali segar . Dia kembali kekamarnya untuk mengganti pakaian mandinya menjadi pakaian santai . Dia mengambil asal t-shirt dan hot pants yg ada di lemarinya , menyisir rambutnya yang basah dan mengeringkannya lalu dia bergegas ke dapur mencari makanan didalam kulkas . “Wahh .. sepertinya eomma lupa memasakkan makanan untukku . Aduh aku lapar sekali “. Junsung berpikir sebentar . Dia lapar tapi tidak ada makanan berat yang tersedia untuknya . Terpaksa dia harus beli dan pergi keluar rumah . “Tapi diluar panas sekali . Tapi aku lapar !!!”.
Dengan terpaksa ,dia ambil kunci motor dan pergi mencari makanan disekitar komplek rumahnya .
“Ahh .. itu ada warung nasi goreng “. Junsung pun memarkirkan motornya disebelah warung nasi goreng
“Annyeong .. mau pesan apa ?”. Sapa penjual disana dengan ramah .
“Aku mau nasi goreng seafoodnya saja satu bungkus “.
“Okeh .. sebentar kami buat . Noona duduk saja dulu “.
“Gamshamnida ahjussi”. Junsung mendekati meja yang dekat dengan kaca . Dia melirik jam ditangannya , jam 2:32 . Masih lama untuk bersiap-siap bertemu Sungmin oppa , pikir Junsung . Saat sedang asyik melihat keluar kaca , tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundaknya.
“Hei .. apa kau Junsung ?”.
“Omo ~ …Yesung .. membuat kaget aku saja .. loh sedang apa kau disini?”.
“Sedang membeli makanan. Kau sendiri sedang apa disini ?”.
“Sama , aku juga sedang membeli makanan . Apa rumahmu dekat-dekat sini ?”.
“Ya , rumahku di blok G , kau diblok apa ?”.
“Aku diblok E , wahh rumah kita hanya beda satu blok “.
“Ya , boleh aku sering-sering main kerumahmu ?”.
“Tentu saja boleh , aku sering kesepian dirumah . Rumahku selalu sepi”.
“Mwo ? kenapa bisa seperti itu ? Orang tuamu pasti dua-duanya bekerja “.
“Ya , begitulah .. mereka sibuk . Sudahlaha tidak usah membicarakan itu “.
“Pesanan Noona Junsung sudah siap !!”. teriakan pelayan itu membuat percakapan Junsung dan Yesung terhenti . “Ya ahjussi .. hey Yesung , aku pergi duluan ya . Daahhh .. sampai ketemu besok “. Junsung melambaikan tangannya dan memberikan senyumnya pada Yesung .
“Kau terlihat manis Junsung..ah~”. Yesung merasa jantungnya berdetak lebih kencang saat bertemu dengan Junsung . Apa ini adalah LOVE at FIRST SIGHT ? entahlah ..
Pov Junsung
“Ye..aku sudah dapat makanan . Hahaha .. tinggal makan , emm enaknya nasi goreng ini . Sepertinya makan nasi goreng sambil nonton Tv enak ”. Junsung menyalakan Tv dan memencet beberapa channel , namun sepertinya tidak ada acara yang seru siang ini .
“Aiisssshh. Kenapa tidak ada acara yang seru . Membosankan”.
KLIK ..
Junsung mematikan TV dan melanjutkan makan siangnya dengan lahap . Setelah nasi gorengnya habis tanpa sisa , dia begegas pergi kekamarnya . Karena jam sudah menunjukan pukul 3:33 , sudah harus bersiap-siap untuk pergi ketaman bersama Sungmin oppa . Dia membuka lemari pakaiannya lagi , dan menatap malas kearah pakaian-pakaiannya . “Sudahlah hanya pergi ketaman , tak usah ganti baju . Malas , pakai seperti ini juga aku sudah terlihat cantik bukan ? haha”. Junsung berbicara sendiri dihadapan cermin . Dia pergi ke ruang makan dan mengambil kunci motor di meja makan.
PAJAMA ipkko PAJAMA ipkko .Uri oneul bam meotjjin patireul haeyo.Uri duri shinnage norayo.
Handphone Junsung berbunyi .. KLIK .
“Yeoboseyo ? ya oppa , aku sudah akan pergi kesana . Okey .. bye “.
Junsung berjalan menuju bagasi untuk mengambil motornya , sebelum pergi dia mengunci seluruh pintu dan memastikan tak ada pintu yang belum terkunci .
BREEEMMM … NGENG ….
PAJAMA ipkko PAJAMA ipkko .Uri oneul bam meotjjin patireul haeyo.Uri duri shinnage norayo.
“Ya oppa ,ada apa lagi , aku akan berangkat ini . Ya .. jalan kaki ? baiklah ..arasseo”.
Junsung memasukkan motornya kembali kebagasi . Dan pergi ketaman dengan berjalan kaki .
“Kenapa kau tidak menjemputku saja oppa !! . Dasar pelit ..”.
Pov Yesung
“Oppa .. belikan aku makanan di warung diujung jalan itu . Aku lapar !”. rengek seorang anak kecil .
“Aku tidak mau , aku cape . Kau beli saja sendiri !”.
“Jahat sekali oppa ini . Eomma sedang tidak ada oppa . Aku lapar , tega sekali oppa pada adik sendiri “.
“Baiklah baiklah .. aku akan pergi . Kau mau makan apa ?”.
“Apa saja terserah oppa “. Ucap anak itu dengan mata berbinar .
Tanpa bicara Yesung pergi ke tempat yang ditunjukkan adiknya .
“Annyeonghaseyo .. mau pesan apa ?”.
“Aku mau beli itu saja “. Yesung menunjuk kearah menu makanan yang tertempel di dinding.
“Ohh mie goreng pangsit ? Berapa bungkus ?”. tanya si penjual dengan ramah.
“Satu saja “.
“Okey ..totalnya 2000 ribu won . Kalau boleh tau siapa namamu . Aku baru melihatmu“.
Yesung mengeluarkan dompetnya dan mengeluarkan uang yang tadi disebutkan oleh si penjual .
“Yesung imnida . ya ahjussi , aku baru pindah beberapa hari yang lalu . Ini uangnya “.
“Gamshamnida .. ohh begitu , baiklah Yesung silahkan menunggu sebentar”.
Dia berjalan kearah meja di pojokan warung , dan duduk dengan tatapan malas . Namun seketika wajahnya cerah kembali , saat dengan tiba-tiba sesosok wanita yang dikenalnya masuk ke warung tempat saat ini dia berada . “Sepertinya dia juga sedang membeli makanan”. Ucap yesung dalam hati .
Saat sesosok wanita itu duduk mengahadap ke kaca , dia mulai berjalan kearah wanita itu dan menepuk pundaknya lembut .
““Hei .. apa kau Junsung ?”.
“Omo ~ …Yesung .. membuat kaget aku saja .. loh sedang apa kau disini?”.
“Sedang membeli makanan. Kau sendiri sedang apa disini ?”.
“Sama , aku juga sedang membeli makanan . Apa rumahmu dekat-dekat sini ?”.
“Ya , rumahku di blok G , kau diblok apa ?”.
“Aku diblok E , wahh rumah kita hanya beda satu blok “.
“Ya , boleh aku sering-sering main kerumahmu ?”.
“Tentu saja boleh , aku sering kesepian dirumah . Rumahku selalu sepi”.
Yess .. kesempatan .. suatu hari nanti aku pasti bakal mengunjungi rumahnya . hihihi .. asyik ..
Kata yesung dalam hati . Apa kalian tau ? Sekarang muka Yesung menjadi merah !!
“Mwo ? kenapa bisa seperti itu ? Orang tuamu pasti dua-duanya bekerja “.
“Ya , begitulah .. mereka sibuk . Sudahlaha tidak usah membicarakan itu “.
“Pesanan Noona Junsung sudah siap !!”.
“Ya ahjussi .. hey Yesung , aku pergi duluan ya . Daahhh .. sampai ketemu besok “. Dia melambaikan tangannya kearahku dan memberikan senyum manisnya LAGI kepadaku .
“Kau terlihat manis Junsung..ah~”. Yesung memegang dadanya yang sedang berdegup kencang .
Suara si penjual membuyarkan lamunanku . “Yesung .. ini pesanan mu !!”.
“Gamshamnida ahjussi”. Yesung pun pulang dengan hati gembira karena bertemu Junsung tadi .
“Ah ~ untuk adikku menyuruhku pergi , untuk juga aku tidak menolak . Senangnya hari ini !!”.
POV Sungmin
“Yeoboseyo .. Junsung –sshi apa sudah siap ? aku akan pergi sekarang , bye “.
Sungmin mengambil kunci mobilnya di meja depan .
“Oia , hampir lupa , Junsung pasti bawa motor . Ahhh aku harus menelponnya lagi”.
Tuuutttt…tuuuttttuuuuutttt….
“Junsung , kau pasti bawa motor ? Jangan bawa motor , kau jalan kaki saja . Nanti pulangnya aku antar . Arasseo ?”. Klik ..
Hah ~ aku ingin cepat-cepat bertemu Junsung .
“Eomma aku pergi dulu !”.
POV Jusung dan Sungmin
Sungmin sudah sampai di taman , dan dia memparkirkan mobilnya di parkiran umum tepat disebelah taman . Dia mulai masuk ke area taman , dan matanya menyisir seluruh taman untuk mencari Jusung .
“Kemana dia ? apa telat ? kebiasaan “. Gerutu Sungmin .
“Siapa yang telat hah ? aku atau kamu oppa ?”. jawab Junsung tiba-tiba dari arah belakang Sungmin .
“Kau ? kenapa bisa kau duluan ? aku kan naik mobil . Ih apa kamu bisa terbang ? cepat sekali !”.
“Terbang .. terbang apaan . Kau , sudah terlambat , malah menghinaku dibelakang , sungguh menyebalkan”. Junsung pura-pura ngambek .
“Ya ampun .. mianhae .. aku kan hanya bercanda . Gitu aja kok marah sih “.
“Lagian .. sudahlah lupakan . Sekarang kita mau ngapain disini ?”.
“Temani aku bersenang-senang . Okey , kau berada dibawah kekuasaanku . Jadi jangan menolak apapun yang aku perintahkan . Okey “.
“Apa-apaan ini , masa aku jadi bonekamu . Enak saja , nanti kau berbuat macam-macam lagi “.
“Hei .. jangan berpikiran kotor , aku tidak akan macam-macam padamu . Kau bukan tipeku “.
“Heuh .. sombongnya selangit !!!”. Sungmin hanya tertawa dan menarik tangan Junsung, entah Junsung mau dibawanya kemana .
“Sini , aku mau main ayunan . Kamu duduk aku yang dorong kamu . Tapi nanti gantian “. Ucap Sungmin , tangannya mulai mendorong ayunan . Junsung merasa kembali ke sepuluh tahun yang lalu . Saat mereka masih kecil mereka sangat menyukai ayunan , mereka juga sering bergantian mendorong ,percis seperti hari ini.
“Sudah .. sekarang bagian kamu yang dorong Junsung “. Junsung mulai mendorong ayunannya .
“Uhh .. oppa , kau berat sekali . Aku tidak kuat .. “.
“Bohong ! sudah jangan banyak bicara , dorong saja “. Junsung sudah tidak kuat mendorong Sungmin oppa , bukan karena dia berat , tapi karena tangannya pegal . Junsung duduk di ayunan sebelah Sungmin. Junsung memutar-mutar tangannya , agar tidak pegal lagi .
“Ada apa Junsung , kau payah sekali , baru segitu sudah pegal . Sini mana tanganmu aku pijit”.
“Tidak usah , aku bisa sendiri , Sebentar lagi juga sembuh . Tenang saja oppa”.
“Jangan sok , sini aku bantu “. Sungmin menarik tangan Junsung dan mulai memijit tangannya dengan lembut . Sepertinya sudah agak lebih baik . “Bagaimana ? sudah agak mendingan ?”.
“Ya .. gomawo oppa “.
“Kalau sudah sembuh , dorong aku lagi . Ayo cepat “.
“Kya ~ apa-apaan , aku baru sembuh sudah disuruh dorong lagi ? Benar-benar jahat “.
“Kalau aku jahat , aku tidak akan memijatmu tadi . Ayo cepetan !!!”.
“Iya iya iya .. sabar .. huh .. dasar …”. Junsung sebenarnya tidak kesal sama sekali . Heheh e ..
“Sudah sudah .. doronganmu payah , berhentilah . Kau main ayunan disebelahku saja “.
“Emm .. aku kan sudah bilang tadi , tanganku sakit . Oppa malah memaksa “.
“Ya ya ya .. sudahlah . Apa tanganmu masih sakit ?”. Tanya Sungmin dengan tatapan setengah khawatir .
“Sudah agak hilang sakitnya . Membosankan sekali disini , hanya bermainan ayunan “.
“Memang kau mau apa ? Oh ia , ayo kita main itu “. Sungmin menunjuk kearah perosotan yang sebenarnya tidak boleh dinaiki oleh anak sebesar mereka . Persosotan itu sangat kecil untuk ukuran mereka . “Apa ? oppa itu untuk anak kecil . Jangan gila ah , sudah kita main ayunan saja “.
“Kita nostalgia , hahaha . Ya sudahlah , kita pergi cari makan yuk. Aku lapar , apa kamu lapar?”.
Junsung tidak menjawab , hanya mengangguk dan berjalan disamping Sungmin . Sungmin meraih tangan Junsung , dan memegang tangan Junsung dengan erat . Junsung menahan senyumnya , mukanya memerah . “Kenapa dengan wajahmu ? Kenapa wajahmu merah seperti itu ?”. Sungmin mendekatkan wajahnya kearah Junsung . Wajah Junsung malah tambah memerah . Sungmin semakin mendekat.
Junsung menutup matanya dan mengepalkan tanganya keras-keras . Tiba-tiba Sungmin menjauh dari wajahnya . “ Hahaha .. kau kira aku akan menciummu yah ? GR sekali kau ini “. Sungmin menjitak kepala Junsung dengan lembut .
“Siapa yang berfikiran seperti itu , aku tidak mikir kayak gitu “. Jawab Junsung canggung .
“hahahaha .. sudah sudah , ayo berangkat . Kau ini lucu sekali “. Sungmin mencubit pipi Junsung .
“Sakit oppa , tanganmu sungguh kasar terhadap wanita . Tadi memukul kepalaku sekarang mencubitku”.
“Aku kan tidak keras-keras mencubit dan memukulnya . Kau saja yang berlebihan”.
Sungmin dan Junsung masuk mobil dan pergi dari taman . “ Mau kemana kita oppa ?”.
“Ke restoran dekat-dekat sini saja . Selesai makan kau ku antar pulang , okey”.
“Baiklah , terserah oppa . Aku kan sedang dibawah kendalimu “. Sungmin terkekeh mendengarnya.
Sekitar sepuluh menit , mereka akhirnya menemukan restoran yang pas . Sungmin memarkirkan mobilnya di parkiran restoran .
“Annyeonhaseyo .. selamat datang di restoran kami.. silahkan duduk disini “.
“Ya , gamshamnida ahjumma”. Junsung mencoba tersenyum kearah ahjumma yang ramah ini.
Ahjumma itu menyodorkan menu ke hadapan mereka berdua .
“Aku minum saja , jus alpukat”. Pinta Junsung.
“Kok kamu gak makan ?”.
“Aku sudah makan tadi dirumah . Kau pesan makan saja , aku akan menunggumu”.
“Baiklah .. aku Gimsum-nya satu porsi dan minumnya jus jeruk “. Sungmin menutup menunya .
“Baik .. akan segera kami antar “. Ahjumma itu tersenyum kembali.
Setelah kepergian ahjumma itu , mereka berdua terdiam terpaku . Tidak satu pun diantara mereka yang membuka mulut mencoba mengawali pembicaraan . Junsung menatap kosong kearah pintu restoran dan jari-jarinya mengetuk-ngetuk meja . Sungmin terdiam menatap kesudut ruangan restoran dengan tatapan kosong pula .
PAJAMA ipkko PAJAMA ipkko .Uri oneul bam meotjjin patireul haeyo.Uri duri shinnage norayo.
Handphone Junsung berdering memecahkan kesunyian yang ada . Junsung mengangkat telponnya , dan kini tatapan Sungmin berpindah kearah Junsung .
“Yeoboseyo ? oh eomma , ada apa ? aku sebentar lagi pulang . bersama Sungmin oppa . Ya ..”.
KLIK.. telpon di tutup oleh Junsung . Dan sekarang Junsung dan Sungmin saling bertatap wajah .
“Kenapa melihatku seperti itu oppa ?”.
“Anio .. kau manis juga ternyata .. hahahah “.
“Oppa baru sadar kalau aku ini manis ? Hhaha , sungguh keterlaluan . Tuh pesanannya sudah datang”.
Ahjumma yang tadi menghampiri mereka berdua sembari membawa nampan berisi pesanan mereka . Dia kembali tersenyum pada mereka berdua . Junsung dan Sungmin membalasnya .
“Gomawo ahjumma ..”. Sungmin tersenyum kembali .
“Ya .. silahkan menikmati “.
“Oppa .. kau makannya yang cepat ya . Aku sudah disuruh pulang sama eomma “.
“Ya ya ya .. aku akan menghabiskan gimsum ini dengan waktu lima menit , kau tenang saja “.
“Heuh .. percaya gak ya ?”. Junsung mengulangi ucapan Sungmin pada saat di taman tadi.
“Itu kan bahasaku . Dasar tukang tiru . huhuhu “.
“Ahh .. terserah oppa saja mau bilang apa , sekarang habiskan makanmu segera “.
Sungmin mengangguk dan mulai mengangkat sumpitnya dan melahap gimsum yang ada dihadapannya .
“Apa kau mau Junsung-ah ?”.
“Anio .. aku sudah sangat kenyang “.
Sungmin tidak menghiraukannya , dia melahap sisa gimusum yang ada dipiringnya . Dan meminum jus jeruknya dengan hanya sekali nafas .
“Wow .. apa kau lapar oppa ? kau bisa minum jus segelas itu dengan hanya satu kali nafas . hebat “.
“Kan kau yang suruh , katanya aku harus cepat makannya “.
“Ya .. gomawo oppa . Ayo kita pulang “. Sungmin mengambil dompetnya dan mengeluarkan beberapa lembar uang dan menaruhnya di meja . “Ahjumma .. uangnya ada diatas meja . Gomawo”. Teriak Sungmin. Junsung dan Sungmin berjalan memasuki area parkir , lalu mereka melesat denagn cepat ke rumah Junsung . Selama perjalanan mereka tidak banyak bicara , hanya berbicara hal-hal yang tidak penting agar terkesan tidak jenuh . *padahal sebenernya jenuh abiss*
“Yup sudah sampai ..”.
“Gomawo Sungmin oppa , apa kau mau mampir dulu ?”.
“Anio .. tidak usah , sebentar lagi malam . Aku pulang saja . Dadah “. Sungmin mendaratkan ciumannya kearah kening Junsung . Junsung kaget dan membuka pintu mobil Sungmin dengan jantung yang berdegup kencang . Junsung tercengang dengan apa yang tadi diperbuat oleh Sungmin .
DIA MENCIUM KENINGKU !!! Junsung teriak didalam hatinya yang sedang bahagia ..
End part 2
Fiuhhh .. part 2 selesai juga .. masih ada kelanjutannya .
Mian ga jelas and ngelantur ..
Heheh ^^
BECAUSE .. I LOVE YOU Part 1
FF pertama yang dipublish ke khalayak . hehe
Mianhae kalo jelek , maklum FF pertama .
Pov Kim Junsung
Aku mulai mengatur nafasku . Cukup capek memang berlari sekian kilometer hanya untuk mengejar gerbang sekolah yang mulai akan ditutup oleh satpam . Aku terlambat lagi . Aku bukannya pemalas , jangan berpikiran kalau aku ini malas. Aku baru dua kali terlambat , dan ini yang ketiga kalinya . Tidak sering kan ? jangan samakan aku dengan perempuan yang sedang meraung-raung diluar gerbang sana , Jessica . Dia lebih sering terlambat , dia pemalas , dan dia sangat menjengkelkan . Jessica adalah anggota dari girlband sekolahku , aku lupa nama grup girlband-nya itu , heuh aku bukan lupa tapi memang itu tidak penting , makannya aku tidak ingat . Tapi bentar , aku ingat namanya , SNSD (Selalu Nemplok Seperti Dedemit ) nama yang sesuai dengan sifat ‘utama’ mereka . Ya , mereka 9 cewek alay yang selalu menggoda lelaki dengan gaya ‘kampungan’. Iiihh ~ aku sampai merinding bila mengingat mereka beraksi . Sungguh tidak baik bagi pikiran dan otak kita . Kita harus menjauhkan kesembilan cewek itu kalau kamu tidak mau terkena penyakit keras otak dan pikiran . Sudahlah lupakan mereka ..
Aku berlari dilorong menuju kelasku , semua pintu kelas sudah tertutup rapat . Berarti pelajaran telah dimulai . Aku melirik jam ditanganku , 07:10 . Aku terlambat 10 menit . Gawat ..
Namun tiba-tiba saat aku sedang serius berlari , lelaki entah siapa menubrukku dari arah berlawanan . Sontak aku dan dia terjatuh . Aku berusaha bangun dan tidak memperdulikannya, yang ku pikirkan sekarang adalah masuk kelas dengan selamat . Ya .. aku sudah sampai didepan kelasku , degup jantungku semakin keras . Peluh dikeningku sudah mulai bercucuran . Semoga belum ada guru yang masuk , dan aku selamat . Aku mencoba melirik kearah jendela kelas , OMO ~ tidak .. Shindong songsaenim yang terkenal galak sedang membagikan kertas ulangan. Ampun .. aku lupa sekarang ada ulangan s . Aduh pabo-nya aku ini , sudah terlambat , tidak mempersiapkan ulangan , sekarang aku takut buat masuk kelas . Aku pasti diusir sama Shindong songsaenim kalo mencoba masuk ke kelas . Aduh bagaimana ini ?! masuk gak ya ..
BRAAAAKKKK .. (pintu dibanting)
“Hei kamu , KIM JUNSUNG SEDANG APA DISANA ? TERLAMBAT ?”. Shindong songsaenim melotot kearahku sembari berkacak pinggang . Dia sepertinya marah.
“Anio songsaenim .. anio .. aku .. aku ..”. Aku gugup sekali , bukan lantaran dimarahi .. tapi karena diteriaki di depan kelas , dan pastinya suara Shindong songsaenim menggema di seluruh lorong kelas. Aku malu .. dia meneriaki namaku . Pasti kelas disekitar lorong mendengarnya . AIISSSSHHH MALU !
“KAMU TIDAK BOLEH IKUT ULANGAN HARI INI DAN TIDAK BOLEH MASUK KELAS SAMPAI PELAJARAN SAYA SELESAI . Arraso ?”. Aku hanya mengangguk sembari menunduk . Sialnya aku hari ini ..
POV SNSD
“Eh guys aku lagi ngincer cowok nih . Bantuin aku dong “.
“Siapa siapa Taeyon ?”. Mereka semakin mendekat pada Taeyon karena tidak ingin ketinggalan berita .
“Aiiisssshh , jangan dekat—dekat . Aku tidak bisa bergerak “. Ke lima perempuan itu pun menjauh , namun tatapan mereka tetap melekat pada Taeyon.
“Aku lagi ngincer Yunho ,kalo ga salah ngambil jurusan dancer and music”.
“Wahh , Yunho itu susah didapat “.
“Aku tau itu Seo Hyun , tapi aku yakin dia pasti bisa aku taklukan , liat saja. Ngomong ngomong kemana Jessica , Tiffany dan Yuri ?”. Yang lainnya malah geleng-geleng kepala.
“Oh ia , mereka telat , sepertinya tidak diizinkan masuk “. Jawab Yoona .
“Eh .. shut shut liat kesana , sepertinya anak baru “. Soo Young menunjuk nunjuk kearah lelaki yang sepertinya sedang kebingungan .
“Yang mana sih ? Oh yang itu , yang pake tas merah ? Wah tampan juga .Mangsa . Untukku ya “.
“Ambillah Sunny, dari pada kau terus – terusan mengejar Sungmin .Kau sungguh menyedihkan”.
“Hei jangan menghinaku Yoona , kau juga sama , selalu mengejar-ngejar Kibum “.
“Itu beda lagi”. Wajah Yoona memerah lantaran malu .
“Sudahlah kalian berdua ribut melulu . Eh lihat dia sepertinya akan kesini”.Hyo Yeon mulai merapikan seragamnya , mengambil kaca dari sakunya , dan berkaca dengan centil . Yiakss ~
Lelaki itu mulai mendekat kearah mereka.
“Annyonghaseyo .. boleh aku bertanya “.
“Ya , ada apa ? Aku baru melihat wajahmu , apa kamu anak baru “. Sunny mengibas ngibaskan kipas ditangannya kearah wajahnya sembari menunjukan wajah ‘sok imutnya’.
“Dimana letak kantor administrasi ?”.
“Disebelah sana , belok kiri , lurus sedikit nanti ada pintu yang tulisannya administrasi . Itu kantornya “.
Sunny mencoba menjelaskan. Namun lelaki itu hanya berwajah datar tanpa menunjukan ketertarikan akan dirinya .
“Siapa nama kam ..”. Belum selesai Sunny berbicara , lelaki itu ngeloyor pergi tanpa mengucapkan kata terimakasih atau tersenyum padanya .
“Wah , dasar cowok tidak sopan . Belum selesai aku bicara sudah ngeloyor pergi seenaknya”.
Yang lainnya hanya bisa menertawakan Sunny .
Pov Yesung
Hari ini hari pertama masuk sekolah baru . Aku murid pindahan dari Jepang , tapi aku orang Korea , cuman aku ikut ayahku pergi ke Jepang karena ayah dipindahkan kerjanya di Negara sakura itu .
“Wahh .. ternyata sekolah ini lebih bagus dari yang kubayangkan . Luas sekali “. Aku pun bergegas masuk kedalam gedung sekolah , sebelum masuk kelas aku harus pergi keruang administrasi untuk mengetahui letak kelasku . Aku lupa dimana ruang adminstrasi berada . “Aahh , aku tanya mereka saja”. Aku bertanya pada seorang gerombolan perempuan , yang sedang asyik mengobrol .
“Annyonghaseyo .. boleh aku bertanya “.
“Ya , ada apa ? Aku baru melihat wajahmu , apa kamu anak baru “. Perempuan yang sedang memegang kipas dengan centil bertanya padaku , aduh aku sudah ilfil melihat perempuan ini . Gayanya sangat kampungan . Oh tidak bukan hanya perempuan yg membawa kipas saja yang sepertinya centil , mereka semua PEREMPUAN MENJIJIKAN . Yiakksss ~ kalau bukan karena ingin mencari ruangan administrasi , aku tidak mau bertanya pada , bentar .. satu … dua… tiga..empat..lima…enam, ya enam wanita menjijikan ini.
“Dimana letak kantor administrasi ?”. Aku ingin sekali buru-buru meninggalkan ke enam perempuan centil ini.
“Disebelah sana , belok kiri , lurus sedikit nanti ada pintu yang tulisannya administrasi . Itu kantornya “.
Aku langsung melesat pergi tanpa mengatakan terima kasih .
“Aku ingin buru-buru masuk kelas dan duduk tenang didalam kelas”.
Aku bergegas pergi ke kantor administrasi sesuai dengan petunjuk cewek ‘kampungan’ tadi .
ADMINISTARASI
Aku buka perlahan pintu kantor . “Annyonghaseyo ..”. Didalam ruanagan ada seorang bapak-bapak sedang duduk , tatapan matanya melekat pada laptop di hadapanya . “Ya , apa kau Yesung ? Anak baru pindahan dari Jepang ? Silahkan duduk “. Aku duduk ditempat yang ditunjukan olehnya, beliau membuka laci mejanya dan mengeluarkan map berwarna biru .
“Langsung ke inti saja ,perkenalkan nama saya Desung , map ini berisi peraturan sekolah dan jadwal pelajaran dikelasmu . Kamu masuk kelas jurusan seni musik, betul ?”. Aku mengangguk sembari membuka isi map biru ini.
“Okeh , ini buku pelajaranmu dan kelasmu berada dilorong sebelah lapangan basket. Setiap kelas didepan pintunya sudah terpasang nama jurusan , kau cari saja sendiri.Apa perlu saya antar?”
“Ohh , ya aku tadi melewati tempat itu . Tidak perlu , gamshamnida Daesung seongsonim. Aku permisi”.
Aku membungkukan badan dengan hormat dan keluar dari kantor administrasi.
Aku berjalan santai menuju kelasku . Banyak orang-orang yang menatapku aneh , dan membisikkan sesuatu , inilah nasib jadi anak baru , diperhatikan seanterium sekolah dengan tatapan aneh . Serasa aku ini tersangka teroris . Aku sudah biasa seperti ini.
Sesamapainya di lorong , aku mulai mencari kelas yang dipintunya bertuliskan ‘Kelas Seni Musik’ . Wah sepertinya kelasnya bagus-bagus dan nyaman .
BRUKKKK..
“Aissshh..”. Aku meringis kesakitan , aku jatuh tersungkur dilantai. Apa-apaan itu , berlari dilorong disaat jam pelajaran sudah mulai dan menubruk orang denga tidak sopan . Tidak minta maaf lagi , awas kalau aku menemukan perempuan itu lagi !
Bel istirahat berbunyi .. seluruh murid berhamburan keluar kelas dengan wajah yang sumringah.
Disudut kantin ..
Plaakk ..
“Hei Junsung , kau terlambat lagi ya? Tak ada kapok-kapoknya kau ini”. Sungmin memukul kepala Junsung dengan buku yang ada ditangannya.
“Auu sakit , aku baru dua kali terlambat . Jangan menganggap aku ini pemalas . Aku terlambat karena tugas Hyesun Seongsonim . Kok oppa tau aku terlambat“. Jungsung menatap bingung .
“Tentu saja , teriakan Shindong seongsonim sungguh terdengar jelas sampai ke kelasku , aku sampai ditertawai oleh teman-temanku karena kamu terlambat “.
“Hah , apa teriakannya terdengar sampai ke kelas oppa ? “. Sungmin mengangguk. “Aisssh .. aku malu sekali !!”. Junsung menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
“Memang tugas apaan sih ?”.
“Itu tugas remedialku , yang waktu itu disuruh membuat karangan argumentatif 2000 kata . Aku kan kena remedial karena kurang sepuluh kata”.
Sungmin tertawa mendengar penjelasanku . Apa yang lucu , memang tadi omonganku seperti pelawak ?. “Hahahha .. jangan bilang kau begadang dua hari ini untuk mengerjakan tugas itu ?”. Junsung hanya menunduk dan menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal . “Hahahah .. kau ini . Lucu sekali”. Sungmin mengacak-ngacak rambutku dan pergi meninggalkanku .
“Mau kemana oppa ?”.
“Memesan makanan , kamu mau nitip?”.
“Ya , pesananku samakan saja seperti oppa”.
“Ne .. arraseo”.
Sungmin . Lee Sungmin adalah sahabat dari kecilnnya Junsung . Mereka selalu bersama , walaupun kadang sering berantem karena hal sepele , namun mereka bertengkar hanya 10 menit , setelah itu akan kembali tertawa bersama . Sungmin begitu menyayangi Junsung , seperti kakak menyayangi adik nya. Junsung juga seperti itu , menyayangi Sungmin seperti adik menyayangi kakaknya.
“Aku laper , aduh .. kakiku masih sakit lagi . Ah , coba tidak bertemu perempuan tadi . Mungkin kakikku masih baik-baik saja sekarang .Aissshh”. Yesung berjalan pincang kearah kantin , Yesung mencari tempat duduk yang nyaman untuk dirinya seorang .
“Nah ..itu kosong”. Yesung menuju meja kosong yang ada disudut kantin . Namun ternyata tempat itu tidak kosong , ada seorang perempuan yang sedang sibuk dengan handphone ditangannya.
“Annyeong .. boleh aku duduk disini ?”.
“Ne .. silahkan . Bentar bentar .. aku baru melihatmu . Apa kau anak baru ?”. tebak si perempuan itu .
“Emm .. ne , aku murid baru pindahan darI Jepang . Yesung imnida , dangsineul ?”.
“Junsung imnida, kamu kelas berapa ? Jurusan apa ?”. Sembari tersenyum dengan manis kearah Yesung. Senyum Junsung yang manis membuat jantung Yesung berdetak kencang . ‘Ada apa ini ?’ pikir Yesung.
“Aku kelas 11 jurusan seni musik , kamu sendiri ?”.
“Aku kelas 10 jurusan sastra. Kenapa dengan kakimu ? Kau berjalan dengan pincang “.
“Oh ini , hanya terkilir . Tadi pagi ada perempuan yang menabrakku sampai aku terjatuh…”.
Junsung merasa perempuan itu adalah dirinya . Jangan-jangan tadi yang dia tabrak di lorong adalah …
“Hei .. kenapa melamun ? Apa ada yang salah ?”. Yesung menjentikan jarinya didepan wajah Junsung .
“Ahh .. anio anio .. kamu tidak memesan makanan ?”.
“Oh ia aku lupa , aku pesan makan dulu ya . Apa kamu mau nitip ?”.
“Anio , tadi aku sudah nitip ketemen “.
“Oh .. oke”. Yesung beranjak dari tempat duduknya menuju stand makanan . Sungmin sudah kembali dengan namapan berisi makanan dana minuman.
“Ouhh .. gomawo oppa . Baik sekali kau ini . Berapa harganya ?”.
“Ahh .. tidak usah .. biar aku yang traktir”.
“Tidak mau , kau sudah sering menraktirku , aku jadi tidak enak padamu . Ini ambillah uangnya”.
“Ah , anio anio . Sudah makan makan .. nanti keburu dingin”.
“Oppa..”.
“Ya sudah , dibayarnya ga usah pake uang “.
“Lalu pake apa dong ? masa pake daun ?”.
“Temani aku ketaman nanti sore bagaimana ?”.
“Okeh .. “. Junsung tersenyum manis dan mulai memakan makanan pesanan oppanya.
Dari kejauhan Yesung menatap Sungmin dan Junsung dengan tatapan penuh tanya .
“Siapa lelaki itu , aiiisssshhh , kok aku cemburu sih … aaahhh ga mungkin ga mungkin .. aku baru kenal dengan Junsung , masa sudah mulai … ah masa bodoh , ngapain aku memikirkan hal yang aneh”.
“Ini pesanannya ..”.
“Ya , Gomawo ahjumma”.
Mianhae kalo jelek , maklum FF pertama .
Mianhae .. FFnya agak aneh dan jelek .
Buat fans SNSD , bukannya aku mau menjelek-jelekan SNSD ya ..
Mianhe kalau ada yang tersinggung .
Ini hanya sebuah FF.
by : almas
Aku bingung harus mulai dari mana . Okey langsung ke inti . Farhati lagi minjem novelnya Sheena , judulnya Summer Breeze . Sheena bilang gini "ini novel sedih banget .. ".ini adalah teman saya.
walaupun bahasa korea nya tdk bagus, akan tetapi bahasa Cina nya sangat bagus.
dia tdk begitu bagus bernyanyi, akan tetapi dance nya keren sekali
saya suka kucing, sementara teman ini suka anjing
saya tdk bisa masak sementara teman ini bisa masak
walaupun saya suka ngomong kasar tiap hari, akan tetapi teman ini hanya tertawaakan tetapi…
seiring waktu berlalu, saya tdk pernah baik sama dia…ㅋㅋ
saya sangat menyesal..
karena saya tdk pernah baik kedia ketika dia masih bersama saya ㅋㅋsaya bukan orang sensitif sebenernya
saya hanya mabuk oleh karena itu saya menangis ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ
ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋsangat senang dan hal yang berharga ketika kalian punya seseorang
akan tetapi saya yang tua dan udah tumbuh dewasa ini, masih tidak sadar tentang hal ituakan tetapi
ini terlambat…saya tahu skrg..bener2 tahu..ㅋㅋㅋㅋ
sptnya kata2 indah tidak akan muncul untuk apapun ^-^saya merindukan mu… spt nya saya akan menulis kata2 ini dalam waktu spt inisaya yang bahkan tdk menangis ketika syuting adegan sedih
skrg tangisan itu keluar semua nya
hari ini dari semua hari2 yang ada, saya sangat merindukan seorang teman yang jauh disana ^-^.. teman ini…dan saya berharap kita akan bertemu lagi ketika semua nya sudah baik2 saja ㅋㅋ saya akan bersikap lebih baik kepada dia…dan saya menyesal sekali…semua nya..ayo bersikap baik dengan teman kalian!! bener y…^-^…saya sangat sedih skrg..ㅋ